the crescent moon girl
Home message ARCHIVEnetworks
posted by sarah at Kamis, Maret 24, 2011

Nih novel luar biasa deh, awalnya bikin gw senyum-senyum tapi akhirnya bikin air mata gw keluar sampe seliter (lebay dee). Salah satu karya Nicholas Sparks ini mengguncang batin banget deh, buat kamu yang mudah terharu harus menyiapkan tissue sebanyak-banyaknya karna nih novel pasti bikin air mata ngga bisa berhenti. Yang satu ini punya (bisa dibilang) ikatan batin sama gw karna ini novel favorit kakaknya gw yang udah meninggal (curcol deh ceritanya). Sebenarnya novel ini terbit bertahun-tahun yang lalu bahkan udah dibikin film-nya, tapi gw ngerasa ngga asyik aja kalau belum ngasi tau ‘dunia’ tentang novel ini.


Judul : A Walk To Remeber
Penulis : Nicholas sparks
Kategori : Novel

SEWAKTU aku berusia 17 tahun, hidupku berubah untuk selamanya.
Aku tahu ada orang-orang yang penasaran padaku saat aku mengatakannya. Mereka menatapku dengan heran seakan mencoba membayangkan apa kiranya yang terjadi ketika itu, meskipun aku jarang berusaha menjelaskan. Karena aku sudah tinggal di sini selama hampir seluruh hidupku, aku tidak merasa perlu untuk menjelaskan kecuali kalau aku mau, dan itu akan menyita waktu lebih lama daripada yang akan disisihkan oleh kebanyakan orang. Kisahku tidak dapat dirangkum dalam dua atau tiga kalimat saja, tidak dapat dikemas secara ringkas dan sederhana sehingga orang-orang dapat langsung memahaminya. Meskipun sudah lebih dari empat puluh tahun, mereka yang masih tinggal di sini dan sudah mengenalku sejak tahun itu menerima keenggananku dalam menjelaskan tanpa mempertanyakannya. Dalam banyak hal, kisahku juga boleh dibilang kisah mereka karena merupakan sesuatu yang pernah mempengaruhi hidup kami semua.
Meskipun aku yang paling terlibat di dalamnya saat itu.
Aku berusia 57 tahun sekarang, namun aku masih bisa mengingat semua yang terjadi di tahun itu dengan mendetail. Aku masih sering memikirkan kejadian di tahun itu, membayangkannya kembali. Aku menyadari bahwa setiap kali aku melakukannya, aku selalu merasakan kombinasi aneh antara kegembiraan dan kesedihan. Ada saat-saat aku berharap dapat memutar kembali jarum jam dan meniadakan semua kesedihan di sana. Namun perasaanku mengatakan bahwa kalau aku melakukannya, saat yang menyenangkan juga akan ikut hilang. Jadai aku menerima semua kenangan itu apa adanya, menerima semuanya, membiarkannya menuntunku setiap kali aku bisa. Hal ini terjadi lebih sering daripada yang kusadari.
Sekarang tanggal 12 April, setahun sebelum milenium baru, dan aku memandang sekelilingku saat meninggalkan rumah. Langit tampak gelap dan kelabu, namun sewaktu aku menyusuri jalanan, aku melihat tanaman dogwoods dan azalea sedang bermekaran. Aku menaikkan ritsleting jaketku sedikit. Udara terasa sejuk, meskipun aku tahu dalam waktu beberapa minggu lagi cuaca akan lebih menyenangkan, dan langit yang kelabu akan berangsur menjadi hari-hari yang membuat North Carolina menjadi salah satu daerah paling cantik di dunia ini.
Aku menghela napas, dan merasakan semuanya kembali. Mataku terpejam dan tahun-tahun itu mulai bergerak merasukiku, perlahan-lahan mundur ke masa lalu, seperti jarum jam yang berputar ke arah berlawanan. Seakan melalui mata orang lain, aku melihat diriku menjadi semakin lama semakin muda. Aku melihat rambutku berubah dari abu-abu menjadi kecokelatan, aku merasakan kerutan di sekitar mataku mulai menipis, lengan dan kakiku menjadi liat. Pelajaran-pelajaran yang kuperoleh seiring dengan bertambahnya usia menjadi semakin samar, dan kepolosanku muncul sementara tahun yang menentukan itu semakin mendekat.
Kemudian, seperti diriku, dunia pun mulai berubah: jalan-jalan menjadi lebih sempit dan beberapa di antaranya berlapis batu kerikil, daerah pemukiman digantikan hamparan tanah
pertanian, jalan-jalan di pusat kota penuh dengan orang, melihat-lihat etalase saat mereka melewati toko roti Sweeney’s dan toko daging Palka’s. Kaum pria mengenakan topi, wanita mengenakan rok. Di gedung pengadilan di ujung jalan, lonceng menara berdentang….
Aku membuka mataku dan terenyak. Aku sedang berada di luar bangunan gereja Baptis, dan saat aku memandang ujung atapnya, aku tahu persis siapa aku.
Namaku Landon Carter, dan umurku tujuh belas tahun.
Inilah kisahku, aku berjanji untuk tidak melewatkan apa pun.
Pada awalnya kau akan tersenyum, dan setelah itu kau akan menangis—jangan bilang aku tidak mengingatkanmu sebelumnya.


[nah.. ini dia prolog dalam novel ini]

Novel ini bercerita tentang seorang remaja SMA bernama Landon Carter yang memilih mengikuti kelas drama di sekolahnya (kelas drama adalah pilihan satu-satunya yang dapat ia pilih karna ia tidak suka kelas olahraga dan tentu tidak menyukai kelas kimia). Dikelas itu ada seorang gadis bernama Jamie Sullivan. Sebenarnya ia dan Jamie sudah saling mengenal sejak dulu (gimana ngga kenal, mereka kan satu sekolah dari kecil and tinggal dikota yang sama.!) tapi, kali ini saat Landon melihat Jamie, untuk pertama kalinya ia merasa ada yang aneh pada Jamie, kali ini Jamie terlihat lebih cantik daripada biasanya namun Landon cepat-cepat menyingkirkan perasaan itu. Teman sekolah Jamie merasa tidak nyaman berada didekatnya, bukan karna Jamie jahat tapi justru karna ia sangat baik dan ia selalu membantu orang lain (Jamie ini terlalu baik dan jika teman-temannya dekat dengan Jamie pasti keliatan sebagai orang yang ngga baik, kasian banget ya Jamie padahal dia baik).

Drama yang ditayangkan mereka tahun ini (sama seperti tahun-tahun sebelumnya) merupakan karya ayah Jamie dan orang-orang yakin bahwa drama ini bercerita tentang ibu Jamie yang telah meninggal sehingga drama ini sangat berarti bagi Jamie, ayahnya, dan juga warga kota Beaufort. Dalam drama ini ada dua pemain utama yaitu peri (yang pasri diperankan oleh Jamie) dan seorang ayah, dan dikelas drama ini hanya ada dua siswa laki-laki yang salah satunya akan berperan sebagai ayah yaitu Landon atau seorang siswa lain yang gagap. Jamie sangat khawatir saat Landon tidak bersedia memerankan peran ayah dan terpaksa anak gagap itu yang memerankannya. Dalam hati Jamie ia berpikir tidak mungkin anak gagap itu bisa menampilkan drama dengan baik (bukannya merendahkan tapi berpikir rasional) dan drama kali ini sangat penting dan Jamie akhirnya meminta bantuan pada Landon agar mau memerankan peran itu. Landon pun terpaksa menerima permintaan itu karna ia merasa sangat bersalah kalau menolak permintaan orang sebaik Jamie.

Suatu malam sekolah mereka mengadakan pesta (pesta tahunan) dan Landon tidak memiliki pasangan (maklum, ia baru putus dengan pacarnya dan belum punya pacar lagi) tapi ia harus datang karna ia adalah ketua organisasi disekolahnya. Dengan terpaksa Landon meminta Jamie untuk menemaninya pergi ke pesta tersebut.
“Kau harus berjanji bahwa kau tidak akan jatuh cinta padaku.”
Itulah syarat yang diberikan oleh Jamie.

Sejak hari itu mereka semakin dekat dan mereka lebih sering bertemu (karna sekelas di kelas drama) dan seiring waktu berjalan Landon jatuh cinta sama Jamie karna ia melihat kebaikan hati Jamie. Hal yang semakin membuat Landon jatuh cinta pada Jamie adalah saat penampilan drama ia melihat rambut Jamie terurai dan sejak hari itu mereka lebih sering pulang bersama dan mengerjakan beberapa hal bersama dan akhirnya mereka pacaran.

Saat semua seolah berjalan sempurna dimata Landon ternyata ia salah, ternyata Jamie menderita Leukimia dan penyakitnya ini sudah tidak dapat disembuhkan lagi (kalo udah sampe ke bagian ini, ceritanya sedih banget dee). Dihari-hari terakhir Jamie, Landon dan Jamie saling bercerita (dan kondisi Jamie sudah sangat parah) dan Landon bertanya tentang impian Jamie (dulunya pernah diungkit Jamie) ternyata Jamie sangat ingin menikah dan akan ada banyak sekali orang yang hadir disaat pernikahannya.

Akhirnya Landon melamar Jamie dan mereka menikah. Dihari pernikahan mereka hampir semua orang di kota menghadirinya (karna seluruh kota mengenal Jamie yang sangat baik hati dan mereka tau bahwa Jamie sedang sakit parah. Bagian ini mengharukan bengeeet!). Setelah hari itu, bisa ditebak bahwa keadaan Jamie semakin parah dan akhirnya dia meninggal. The End

Wuihh.. kisah ini mengharukan banget and disini kita bisa melihat makna nyata dari kata ‘Cinta’. Cara Nicholash Sparks mengisahkannya juga seru dan seperti yang ada di prolog, awalnya kita akan senyum-senyum tapi akhirnya nagis.
At the end, novel ini bagus and kalian ngga bakal nyesal udah baca novel ini.

Oh iya, gw baca ebook-nya, jadi ngga tau persis tentang identitas novel ini.
PENTING : Buat kalian yang penasaran and pengen baca, silahkan donwload ebook-nya DISINI

Label: ,

the crescent moon girl
Just look up we are both under the same starry sky
navigation
By Labels : blog, juststory, traveljournal, review buku, 0812ss
info

ABOUT Personal blog with random post
ESTABLISHED November 2009
ONLINE
HITS
CREDIT 1 | 2 | 3 | 4 | ♥