the crescent moon girl
Home message ARCHIVEnetworks
posted by sarah at Sabtu, Januari 28, 2012

Akhirnya setelah menanti ±1 tahun, buku ini terbit juga. Yep! This is the third novel of The Hunger Games’ trilogy. I really waiting for this book :)

Judul : Mockingjay
Penulis : Suzanne Collins
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal terbit : Januari 2012
Jumlah halaman : 432 halaman
Kategori : Novel

Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. Tapi Katniss belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun sekarang ia dalam perlindungan distrik13.

Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun yang dicintai Katniss aman karena Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay... bagaimanapun caranya.

***

KACAU MENTALNYA. Itulah yang tertulis pada gelang yang melingkar di tangan Katniss. Distik 12 telah musnah. Pemberontakan terus berlangsung sejak Katniss dan beberapa peserta Quarter Quell lainnya menghancurkan medan gaya di arena Hunger Games. Katniss kini aman bersama ibu dan adiknya Prim, juga Gale serta beberapa penduduk distrik 12 yang berhasil dievakuasi.

Katniss berdiri di tengah puing-puing distrik 12. Banyak yang tidak setuju dengan keinginannya mengunjungi distrik ini, tapi pada akhirnya ia telah berdiri disini. Presiden Coin (pemimpin distrik 13) dan Plutarch (Ketua Juri Hunger Games) memperbolehkan Katniss mengunjungi 12 berharap agar Katniss bisa mengingat masa lalunya dan bersedia menjadi Mockingjay dalam pemberontakan ini. Katniss mengunjungi rumahnya di Desa Pemenang, dengan alasan tertentu, rumah-rumah disini sama sekali tak tersentuh bom. Ia menuju ke kamarnya dan melihat mawar putih. Mawar putih mungkin tak berarti apa-apa bagi orang lain tapi Katniss tau persis mawar ini kiriman atau lebih tepatnya ancaman dari Presiden Snow.

Semua berkumpul di Ruang Komando, menyaksikan wawancara Caesar Flickerman dan Peeta. Yah, Peeta ada disana, jauh dari jangkauan Katniss, berada di tangan Capitol. Peeta menjelaskan betapa bahayanya jika pemberontakan ini dilanjutkan. Peeta sepertinya memihak / terpaksa memihak Capitol. Satu hal yang tak berubah dari Peeta adalah ia terus “melindungi Katniss”

Katniss setuju untuk menjadi Mockingjay dengan beberapa syarat. Peeta dan peserta Quarter Quell yang selamat harus memiliki kekebalan hukum. Itulah yang bisa dilakukan Katniss untuk melindungi Peeta.

Pertempuran dimulai. Bukan pertempuran secara langsung tentunya. Beetee (peserta dari distrik 4) berhasil mengganggu sitem komunikasi Capitol. Katniss mulai membuat propo untuk memberi taukan pada distrik-distrik dan tentu Presiden Snow bahwa ia masih hidup. Bahwa api telah tersulut dan jika mereka terbakar, maka Presiden Snow akan ikut terbakar bersamanya. Berkat propo-propo itu distrik-distrik lain kini telah dikuasai pemberontak. Presiden Snow muncul dalam siaran langsung yang pastinya ditonton oleh setiap warga Panem. Ia mengingatkan pemberontak agar menghentikan semuanya. Peeta juga disana mengingatkan Katniss bahwa ia telah dimanfaatkan. Saat itu Beetee berhasil mengacaukan siaran tersebut dengan memunculkan propo-propo Katniss. Beetee terus berusaha membajak televisi Capitol. Dan diakhir acara Peeta mengatakan bahwa distik 13 akan diserang malam itu juga. Layar TV menjadi kabur, terdengar teriakan Peeta dan darah terciprat ke kamera.

Katniss sadar, segala sesuatu yang dilakukannya akan berdampak pada Peeta. Peeta mungkin akan disiksan bahkan dibunuh. Tidak, dia tidak akan dibunuh karna ia-lah yang dimiliki Snow untuk menyiksa Katniss. Snow akan menyiksa Peeta dan membuat Katniss merasa bersalah. Berkat peringatan Peeta, distrik 13 berhasil mengantisipasi serangan musuh. Katniss enggan melanjutkan pemberontakan, ia bahkan dirawat dirumah sakit karna tidak tahan membayangkan Peeta disiksa. Mentalnya kini benar-benar tidak sanggup menahan penderitaan yang dialaminya hingga Presiden Coin memutuskan untuk merampas Peeta dari tangan Snow, demi Katniss.

Peeta berhasil diselamatkan namun mentalnya dibajak dan ia menganggap Katniss sebagai ancaman. Ia mencekik Katniss saat Katniss mengunjunginya. Dokter distik 13 berusaha menyembuhkan Peeta tapi ini akan membutuhkan waktu yang panjang. Bahkan mungkin dokter-dokter itu tak kan berhasil.

Katniss membulatkan tekadnya untuk melanjutkan pemberontakan, menduduki Capitol dan mengakhiri kekuasaan Presiden Snow. Perbuatan Capitol dan Presiden Snow sudah keterlaluan. Ia tak lagi memikirkan dirinya, ia hanya ingin kelak, Peeta, Gale, Prim dan Ibunya bisa hidup dengan nyaman. Ia berencana menjatuhkan Capitol, ia bahkan tidak ingin kembali jika tujuan itu telah tercapai, dalam otaknya kematiannya akan menjadi yang terbaik untuk kondisi orang-orang yang disayanginya saat ini.

***

Quotes :
Yang kubutuhkan adalah bunga dandelion pada musim semi. Warna kuning cerah yang berarti kelahiran kembali, bukannya kehancuran. Janji bahwa hidup bisa berlanjut, tak peduli seburuk apapun kami kehilangan. Bahwa hidup bisa menjadi baik lagi. –Katniss, pg.419

get more quote [here]
***

Finally, novel ini tamat juga. Masih seperti novel-novel sebelumnya, Suzanne Collins menyajikan cerita yang sulit ditebak.
Novel ini kebanyakan menceritakan puncak pemberontakan Katniss terhadap Capitol. Tidak terlalu meng-ekspose peperangan fisik melainkan perang pemikiran. Gw sempat berlinang air mata di beberapa bagian (mood gw sekarang lagi ngga bagus, jadi mudah nangis). Katniss, Peeta dan Gale memainkan perannya dengan baik.

Selain sebagai hiburan, ada pesan tersirat dalam novel ini yaitu “Pemerintahan otoriter pada akhirnya akan hancur” dan “Betapa pentingnya menjaga perdamaian”
Dalam novel ini juga disinggung bahwa nenek moyang Katniss (kita yang hidup sekarang) mewariskan dunia yang telah hancur pada mereka. Menekankan bahwa jika kita sekarang tidak berhati-hati menjada bumi dan isinya, mungkin masa depan akan sama buruknya seperti Panem.

Gw juga suka banget sama Peeta Melark. Jatuh cinta pada Katniss sejak pertama kali ketemu. Berpura-pura menjadi orang jahat untuk menyelamatkan Katniss di Hunger Games ke-74, Sukarelah mengajukan diri untuk ikut bersama Katniss dan berusaha menjaga nyawa Katniss di Hunger Games ke-75, tetap berusaha menjaga Katniss walaupun ia berada di tangan Capitol, mengingatkan Katniss dengan mempertaruhkan nyawanya, mempercayai Katniss walau Capitol telah memprogram otaknya untuk membenci Katniss, kembali ke distrik 12 untuk menemani Katniss setelah keluar dari rumah sakit saat perang telah berakhir, menjaga Katniss sampai Katniss kembali menemukan arti hidupnya, dan selamanya bersama katniss. Dari awal sampai akhir terus berusaha menjaga Katniss.
Ke-“So-Sweet”-an Peeta menurut gw mengalahkan ke-“So-Sweet”-an Mr. Darcy #Gubrak

Sebenarnya gw mau cerita lebih banyak, tapi kayanya postingan ini sudah terlalu panjang.
Thats all, see you !

Also read :
[Resensi The Hunger Games] [Resensi Catching Fire]
[Teaser Hunger Games’ movie] [Lyric OST Hunger Games]


do not copy without my permission
-Sarah

Label: , ,

the crescent moon girl
Just look up we are both under the same starry sky
navigation
By Labels : blog, juststory, traveljournal, review buku, 0812ss
info

ABOUT Personal blog with random post
ESTABLISHED November 2009
ONLINE
HITS
CREDIT 1 | 2 | 3 | 4 | ♥